PiES Review

Mengapa Karyawan Kehilangan Motivasi?

PiES Review – Penelitian menunjukkan bahwa motivasi yang bertahan tidak dibangun oleh bonus atau insentif semata. Motivasi yang kuat tumbuh ketika seseorang merasa memiliki tujuan, dipercaya, mampu berkembang, dan terlibat secara utuh dalam pekerjaannya.

Ringkasan Penelitian

Penelitian yang direview dilakukan oleh Sejdi Hoxha dan Riad Ramadani, dipublikasikan pada tahun 2024 di jurnal Sustainability (MDPI).

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh motivasi intrinsik terhadap extra-role performance (kontribusi di luar tugas formal), serta menguji bagaimana employee engagement memediasi hubungan tersebut.

Penelitian melibatkan 312 karyawan pada Kosovo Energy Corporation (KEK) dan dianalisis menggunakan multiple regression analysis serta PROCESS Macro Model 4 berdasarkan kerangka Self-Determination Theory (SDT).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik meningkatkan employee engagement, yang selanjutnya mendorong kinerja, kontribusi sukarela, kemampuan beradaptasi, dan keberlanjutan organisasi.


Temuan Penting Penelitian

TemuanMakna
Motivasi intrinsik meningkatkan employee engagementKaryawan lebih terlibat ketika bekerja karena makna, bukan sekadar imbalan.
Employee engagement meningkatkan extra-role performanceKaryawan terdorong melakukan kontribusi di luar tugas formal.
Otonomi meningkatkan motivasiKepercayaan dari organisasi menumbuhkan tanggung jawab.
Kompetensi memperkuat engagementKesempatan berkembang meningkatkan semangat bekerja.
Motivasi intrinsik mengurangi turnoverKaryawan yang termotivasi cenderung bertahan lebih lama di organisasi.

⭐ Human Insight PiES

Banyak organisasi berusaha meningkatkan motivasi melalui bonus, insentif, atau penghargaan. Cara tersebut memang dapat mendorong semangat dalam jangka pendek, tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi yang bertahan berasal dari sumber yang berbeda.

Seseorang akan memberikan kontribusi terbaik ketika ia merasa pekerjaannya memiliki makna, dipercaya untuk mengambil keputusan, mampu mengembangkan kompetensinya, dan merasa menjadi bagian penting dari organisasi. Ketika kebutuhan psikologis tersebut terpenuhi, motivasi tumbuh dari dalam diri, bukan karena tekanan atau hadiah.

Sebaliknya, ketika pekerjaan kehilangan makna, ruang berkembang semakin sempit, dan setiap keputusan selalu dikendalikan, motivasi perlahan memudar. Pada kondisi ini, karyawan masih mungkin hadir setiap hari, tetapi tidak lagi memberikan energi, kreativitas, maupun inisiatif terbaiknya.

Human Insight PiES yang dapat diambil adalah:

Orang tidak kehilangan motivasi karena terlalu banyak bekerja. Mereka kehilangan motivasi ketika kehilangan makna dalam pekerjaannya.

Motivasi sejati bukanlah sesuatu yang diberikan oleh organisasi, tetapi sesuatu yang dibangunkan melalui lingkungan kerja yang mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk bertumbuh, dipercaya, dan berkontribusi.


Implikasi bagi Organisasi

Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi meningkatkan motivasi tidak cukup dilakukan melalui kompensasi finansial.

Organisasi perlu membangun lingkungan kerja yang memberikan ruang belajar, kepercayaan, hubungan kerja yang sehat, dan kesempatan berkembang. Investasi pada kebutuhan psikologis karyawan akan menghasilkan engagement yang lebih tinggi serta meningkatkan kontribusi sukarela yang memperkuat kinerja organisasi secara berkelanjutan.


Implikasi bagi Pemimpin

Jika Anda seorang pemimpin:

  • Jangan menganggap motivasi identik dengan bonus.
  • Berikan otonomi agar karyawan merasa dipercaya.
  • Bantu setiap individu memahami makna pekerjaannya.
  • Bangun budaya belajar dan pengembangan kompetensi.
  • Berikan apresiasi yang menunjukkan penghargaan terhadap kontribusi, bukan hanya hasil akhir.

Rekomendasi PiES

Berdasarkan penelitian ini, beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan adalah:

  • Melakukan assessment tingkat motivasi intrinsik karyawan.
  • Mengukur employee engagement secara berkala.
  • Mengembangkan budaya coaching daripada sekadar controlling.
  • Memberikan ruang pengambilan keputusan sesuai tanggung jawab.
  • Mengintegrasikan pengembangan potensi diri dalam strategi Human Capital.
  • Membangun budaya kerja yang memberikan makna, bukan hanya target.

Kesimpulan

Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi yang berkelanjutan tidak lahir dari insentif semata, tetapi dari terpenuhinya kebutuhan psikologis manusia untuk berkembang, dipercaya, dan merasa pekerjaannya bermakna.

Human Insight PiES menegaskan bahwa organisasi yang mampu mempertahankan motivasi karyawannya bukanlah organisasi yang selalu memberikan penghargaan terbesar, melainkan organisasi yang mampu membangun makna, keterlibatan, dan kesempatan bertumbuh bagi setiap individu.

Ketika manusia bekerja dengan motivasi yang berasal dari dalam dirinya, kinerja bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi menjadi wujud komitmen terhadap tujuan yang diyakininya.


Research → Human Insight → Better Decisions


Penelitian yang Direview

Penulis: Sejdi Hoxha & Riad Ramadani

Tahun: 2024

Judul: The Impact of Intrinsic Motivation on the Sustainable Extra-Role Performance with the Mediating Role of Job Engagement

Jurnal: Sustainability (MDPI)

Volume: 16(17)

Artikel: 7643

DOI: 10.3390/su16177643

Sampel: 312 karyawan Kosovo Energy Corporation (KEK)

Metode: Multiple Regression Analysis & PROCESS Macro Model 4

Landasan Teori: Self-Determination Theory (SDT)

Kategori: Motivation & Performance

Scroll to Top