
Besarnya keinginan untuk berubah berubah jadi keberanian untuk melamar menjadi juru ketik di sebuah jasa pengetikan kecil dikawasan Pacar Keling Surabaya dengan gaji Rp. 60 ribu per bulan, lepas kerja disempatkan belajar desain.
Dari modal keahlian menjadi juru ketik akhirnya di Jawa Pos Jakarta sebagai koordinator perwajahan dan mulai belajar menjadi wartawan pada tahun 1998. Kemudian berpindah di perusahaan radio menjadi script writer dan wartawan dan akhirnya bergabung di Televisi Lokal pertama di Indonesia JTV – Jawa Pos Group mulai 2001 hinga 2010.
Tahun 2012 memutuskan untuk menjadi Trainer dengan membuat metode training dari perjalanan hidup dengan nama PIES POWER (Physical, Intelektual, Emotional dan Spriritual).
Didik Madai adalah Master Trainer sekaligus pendiri PIES POWER Training Center.