Mengapa Aktivasi Potensi Diri Perlu Menjadi Bagian dari Pendidikan?
PiES Education Insight 2026
Selama ini pendidikan lebih banyak berfokus pada capaian akademik. Namun, hasil penelitian di lingkungan santri menunjukkan bahwa banyak peserta didik sebenarnya menghadapi persoalan yang lebih mendasar: mereka belum mengenal dirinya sendiri.
Sebagian santri mengalami kebingungan menentukan arah hidup, kurang percaya diri terhadap potensinya, serta menjalani proses belajar hanya sebagai kewajiban. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak cukup hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga perlu membantu peserta didik memahami siapa dirinya dan untuk apa ia belajar.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembinaan aktivasi potensi diri membantu peserta didik mengenali kekuatan yang dimiliki, memahami peran yang ingin dijalani, serta membangun hubungan yang lebih positif dengan proses belajar. Ketika peserta didik memahami dirinya, mereka lebih mudah membangun motivasi internal dan tanggung jawab terhadap masa depannya.
Insight PiES:
Pendidikan bukan sekadar mempersiapkan anak untuk lulus ujian, tetapi membantu mereka menemukan arah perjalanan hidupnya.
Pertanyaan reflektif:
Sudahkah sekolah dan keluarga membantu anak mengenal dirinya, atau hanya mengukur nilainya?