Mengapa PiES Lahir
PIES lahir dari kebutuhan manusia modern yang semakin jauh dari kesadaran diri dan keseimbangan hidup. Dunia kerja menuntut produktivitas tinggi, namun sering mengabaikan kesehatan mental dan spiritual. Training motivasi instan mungkin membangkitkan semangat sesaat, tetapi tidak mampu menumbuhkan kesadaran yang bertahan lama.
PIES hadir sebagai jawaban: metode yang mengintegrasikan tubuh, akal, emosi, dan ruh, berbasis riset, pengalaman, dan refleksi spiritual. Ia bukan sekadar teknik, tetapi perjalanan untuk mengembalikan manusia kepada kesadaran diri, makna hidup, dan hubungan dengan Tuhan.
PiES lahir agar manusia modern bisa hidup utuh, bekerja dengan kesadaran, memimpin dengan nurani, dan berinteraksi dengan dunia secara bermakna.
Spiritualitas yang Hidup, Bukan Simbolik
Di tengah era modern, spiritualitas sering disalahpahami sebagai ritual simbolik, jargon motivasi, atau formalitas tanpa makna. PiES menegaskan bahwa spiritualitas sejati harus hidup dalam tindakan sehari-hari.
Spiritualitas yang hidup berarti:
- Memimpin dengan etika dan kesadaran
- Bekerja dengan integritas dan makna
- Menjalani hubungan dengan empati dan perhatian
- Menghadapi kesulitan dengan ketenangan dan refleksi
Dengan PiES, spiritualitas menjadi penggerak nyata, bukan sekadar simbol atau konsep. Ia menjiwai setiap dimensi kehidupan: tubuh, pikiran, emosi, dan ruh.
Hanya spiritualitas yang hidup yang dapat menguatkan manusia menghadapi kelelahan mental, membimbingnya menemukan makna, dan membentuk karakter yang utuh.
Mengapa PiES Berbeda
-
Berbasis riset ilmiah disertasi dengan pendekatan Grounded Theory
-
Berakar pada Al-Qur’an, tasawuf, psikologi, komunikasi, dan neurosains
-
Terdaftar dan dilindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)
-
Didukung instrumen terukur: Tes PIES Potensi Diri & PIES Mental Indicator
-
Telah digunakan di berbagai korporasi dan institusi
