
Didik Madani Power Speaking – Memperbaiki bahasa tubuh dapat membuat perbedaan yang besar ketika seseorang menilai kepribadian Anda. Bahasa tubuh yang baik dapat menunjukkan bahwa Anda memiliki kecakapan, daya pikat, dan suasana hati yang positif. Sebagai contoh, jika Anda sering tersenyum, Anda akan merasakan lebih bahagia. Jika duduk dengan tegap, Anda akan merasakan lebih energik. Jika melambatkan gerakan (tidak terburu-buru), Anda akan merasakan lebih tenang.
Secara garis besar, bahasa tubuh terdiri dari bagaimana cara Anda duduk, cara Anda berdiri, cara Anda menggunakan kedua tangan dan kaki Anda, serta apa yang Anda lakukan ketika berbicara dengan seseorang.
Dibawah ini adalah beberapa bahasa tubuh yang perlu Anda perhatikan ketika berbicara dengan seseorang
- Jangan silangkan kaki dan tangan Anda.
Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa menyilangkan tangan atau kaki dapat menunjukkan bahwa Anda tertutup terhadap lawan bicara, dan ini tidak menciptakan hubungan pembicaraan yang baik. Bukalah selalu posisi tangan dan kaki Anda.
- Lakukan kontak mata, namun bukan menatapnya.
Dengan melakukan kontak mata pada lawan bicara Anda dapat membuat hubungan pembicaraan menjadi lebih baik dan dapat melihat apakah mereka sedang mendengarkan Anda atau tidak. Namun juga bukan dengan menatapnya (terus menerus), karena akan membuat lawan bicara Anda menjadi gelisah.
Jika Anda tidak terbiasa melakukan kontak mata pada lawan bicara, memang Anda akan merasakan ketidaknyamanan pada saat pertama kali. Namun lakukan saja terus dan Anda akan terbiasa suatu saat nanti.
- Buatlah jarak antara kedua kaki Anda.
Memberi jarak antara kedua kaki (tidak dirapatkan) baik dalam posisi berdiri maupun duduk menunjukkan bahwa Anda cukup percaya diri dan nyaman dengan posisi Anda.(*)