Training PiES 5.O Grounded Leadership

Rahasia Meningkatkan Kinerja dan Ketahanan Mental di Era Kelelahan (Burnout)

Materi & Metodologi Terdaftar dan Dilindungi UU HAKI

Ringkasan Program

PiES 5.O Grounded Leadership adalah program training dasar (mandatory foundational training) yang direkomendasikan untuk seluruh individu dalam organisasi—termasuk karyawan baru—sebelum mengikuti training teknis maupun fungsional.

Program ini dirancang sebagai respon strategis atas krisis burnout global dan nasional, dengan pendekatan ilmiah berbasis Grounded Theory (Model 5T) serta pendekatan spiritual-reflektif melalui PiES 5.O. PiES tidak berhenti pada pemulihan kelelahan sesaat, melainkan merekonstruksi cara manusia bekerja, memaknai peran, dan bertahan secara mental sehingga lahir kualitas kepemimpinan yang berpijak (grounded), stabil, dan berintegritas dalam sistem kerja modern.

  1. Latar Belakang Global & Nasional: Krisis Burnout
  2. Burnout sebagai Fenomena Global

World Health Organization (WHO) menetapkan burnout sebagai sindrom psikologis akibat stres kerja kronis yang tidak terkelola, dengan tiga karakter utama:

  • kelelahan emosional dan fisik berkepanjangan
  • jarak mental dan alienasi dari pekerjaan
  • sikap sinis dan negatif terhadap peran kerja

Burnout berdampak langsung pada penurunan produktivitas, kualitas kerja, dan kesejahteraan karyawan.
Survei global Gallup (2023) menunjukkan:

  • 76% pekerja dunia pernah mengalami burnout
  • 28% mengalaminya secara rutin

Implikasi:

  • fokus kerja menurun
  • engagement menyusut
  • kualitas hasil kerja tergerus

Burnout telah menjadi isu manajerial struktural, bukan sekadar persoalan individu.

  1. Situasi Burnout di Indonesia

Berbagai survei nasional menunjukkan gambaran mengkhawatirkan:

  • Kesejahteraan mental rendah: Workplace Wellbeing Score Indonesia 2025 sekitar 50,98%, di bawah rata-rata global (~58,62%).
  • Dampak finansial & produktivitas: kerugian produktivitas diperkirakan USD 300–900 per karyawan per bulan.
  • Gen Z: sekitar 6 dari 10 mengalami stres berat/burnout akibat ketidakseimbangan work–life, tekanan digital, dan minim dukungan psikologis.
  • Kinerja & turnover: burnout berkorelasi negatif signifikan dengan kinerja dan meningkatkan turnover intention.

Implikasi bagi organisasi: diperlukan intervensi holistik, berbasis bukti ilmiah, dan menyentuh kesadaran batin karyawan.

  1. Mengapa Training Burnout Konvensional Tidak Cukup

Sebagian besar training burnout bersifat:

  • kuratif sementara
  • fokus pada stress management dan coping technique
  • solusi teknis tanpa transformasi kesadaran

Akibatnya, perbaikan bersifat sesaat dan peserta kembali burnout saat kembali ke sistem yang sama.

  1. Jawaban PiES: Burnout sebagai Krisis Kesadaran

PiES memandang burnout sebagai tanda keterputusan manusia dari makna, nilai, dan keutuhan dirinya. Karena itu PiES tidak berhenti pada pertanyaan “bagaimana mengurangi stres?”, tetapi masuk ke pertanyaan eksistensial:

  • Mengapa saya bekerja?
  • Untuk apa saya bertahan?
  • Siapa saya di balik peran profesional?

Jawaban atas pertanyaan inilah yang melahirkan kepemimpinan yang grounded.

  1. Fondasi Ilmiah: Grounded Theory (Model 5T)

Metode PiES lahir dari riset doktoral (S3) berbasis Grounded Theory, menghasilkan Model Aktivasi Potensi Diri 5T:

Tahap Makna Transformasi
Tasyakkur Kesadaran & penerimaan diri
Takwin Pembentukan jati diri & orientasi hidup
Tazkiyah Pemurnian mental, ego, dan luka batin
Tanfidz Implementasi nilai dalam tindakan kerja
Tajdid Pembaruan diri berkelanjutan

Model 5T menjelaskan bagaimana transformasi batin terjadi secara ilmiah, bukan motivasi verbal.

  1. Kerangka Proses: PiES 5.O

PiES 5.O menerjemahkan 5T ke dalam journey kesadaran modern:

PiES 5.O Fokus
Origin Kesadaran asal, niat, dan fitrah
Orientation Arah hidup & makna kerja
Orbit Disiplin batin & konsistensi
Offering Kontribusi, integritas, amanah
Oneness (Outcome) Keutuhan diri (Ihsan)

Framework ini mudah dialami, lintas jabatan, dan aplikatif—menghasilkan Grounded Leadership sebagai kualitas kepemimpinan.

  1. Struktur Program & Silabus (Training Dasar Wajib)

Durasi:

  • 1 Hari Intensif (8 jam)
  • Opsional: 2 Hari Pendalaman

Silabus Inti:

  • Origin – Burnout & kesadaran diri
  • Orientation – Makna kerja & PiES Personality
  • Orbit – Disiplin mental & ketahanan kerja
  • Offering – Integritas, kontribusi, studi kasus kerja
  • Oneness – Renewal mindset & komitmen sadar
  1. Perbandingan: PiES vs Training Burnout Lain
Aspek Training Burnout Umum PiES 5.O Grounded Leadership
Tujuan Mengurangi stres Rekonstruksi kesadaran
Fokus Gejala Akar
Metode Coping technique Journey transformasi
Dampak Jangka pendek Berkelanjutan
Landasan Psikologi praktis Grounded Theory (5T)
Spiritualitas Minimal/simbolik Reflektif & hidup
Posisi Peserta Pasien stres Subjek sadar
Peran Trainer Konselor Fasilitator kesadaran
  1. Keunggulan Strategis PiES
  • Training dasar wajib sebelum training teknis
  • Relevan untuk seluruh level (karyawan–direksi)
  • Cocok lintas sektor (bank, korporasi, pendidikan)
  • Menyentuh mental, makna, dan integritas kerja
  • Membentuk pemimpin grounded, bukan sekadar pekerja kuat
  1. Profil Penemu & Trainer

Didik Madani adalah penemu Metode PiES dan perumus Model Aktivasi Potensi Diri berbasis riset ilmiah dan pengalaman lapangan, dengan fokus:

  • burnout & mental resilience
  • pendidikan potensi diri
  • karakter, makna, dan kesadaran kerja

Trainer PiES berperan sebagai:

  • penjaga ruang refleksi
  • fasilitator perjalanan batin
  • penunjuk jalan, bukan pusat sorotan

Penutup

Burnout tidak dapat diselesaikan hanya dengan libur, motivasi, atau teknik manajemen stres. Burnout membutuhkan perjalanan kesadaran.
PiES 5.O Grounded Leadership adalah fondasi manusia kerja yang sadar, utuh, dan bermakna—investasi strategis bagi organisasi yang ingin bertahan dan bertumbuh di era kelelahan zaman.

Scroll to Top