Undang Motivator Didik Madani PiES Call/WA 08113400561
Motivator Asia, penulis buku Power Speaking, Founder PiES 561, berbicara lebih dari 27 kota di Indonesia dan di Asia, dikenal dengan “Star Motivator Indonesia”. Kliennya mulai dari perusahaan asing, swasta dan BUMN hingga menjadi motivator tetap Rutan (Rumah Tahanan Nara Pidana).Keahliannya adalah bicara di bidang Power Speaking (Public Speaking), Corporate Culture, Mental Switching, Character Building, Sales motivatian dan Kinerja Karyawan.
Alumni S-2 Universitas Airlangga ini dibesarkan dari keluarga miskin dan “broken home”, lepas SMA bekerja apada adanya mulai kuli bangunan, juru ketik, penjual es cincau, buruh pabrik sandal, atas pertolongan dari tetangga kampungnya kemudian Didik Madani diberi kesempatan bekerja di Koran Nasional terbesar di Indonesia Jawa Pos dengan posisi awal sebagai tenaga ketik dan desain, lalu menjadi wartawan Jawa Pos TV selama 8 tahun dan 3 tahun dipercaya sebagai sales/marekting manager Jawa Pos TV, atas loyalitas dan dedikasinya Didik madani akhirnya mendapat penghargaan sebagai “The Best Employee” Sales/Marketing Manager pada tahun 2008. Pengalaman hidup menjadikannya sebagai motivator yang rendah hati yang tidak hanya pandai merangkai kata tapi kaya penjiwaan sebagai pelaku peristiwa.
Didik Madani, Motivator Mantan Kuli Bangunan – Wartawan – Manager Sales & Marketing Jawa Pos TV Terbaik
Didik Madani, adalah motivator tingkat Asia, penemu metode training PIES POWER, penulis buku “Power Speaking” ini telah berbicara lebih dari 27 kota di Indonesia dan di Asia, dikenal dengan “Star Motivator Indonesia”.
Founder PIES POWER Training Model, penulis buku best seller “POWER SPEAKING” 5 Menit Holangkan Grogi, Tidak Sekedar Bicara (Mengakses Energi Allah lewat Bicara). Memulai karies sebagai wartawan Jawa Pos TV langsung dibawah binaan bosnya Dahlan Iskan (1998-2010), tahun 2008 mendapat predikat “The Best Employee – Sales & Manager Marketing Jawa Pos TV” dengan prestasi menaikan omset dari Rp 500 jt/bln menjadi Rp 3.5 Milyar /bulan.
Diakui sebagai ahli corporate culture, dan personal development, life coaching, power speaking (public speaking), psikologi kepemimpinan, pembangunan karakter, perundingan, perubahan pribadi dan organisasi sales & marketing dan promosi, media komunikasi. Didik Madani di hormati atas kemampuannya dalam menetapkan strategi dan usahanya di bidang kemanusiaan dan perusahaan.
Lahir di Surabaya 21 Desember 1977. Penemu metode training bernama PIES POWER, penulis buku “Power Speaking” (Mengakses Energi Allah lewat Bicara) ini telah berbicara lebih dari 27 kota di Indonesia, kliennya mulai dari perusahaan asing, swasta dan BUMN hingga Rutan (Rumah Tahanan) dengan menjadi pembina tetap Lapas Kelas Berat Porong Sidoarjo Jawa Timur dan Lapas Cipinang Jakarta.
Diakui sebagai ahli corporate culture, dan personal development, life coaching sales motivation, power speaking (public speaking), dan juga psikologi kepemimpinan, pembangunan karakter, perundingan, perubahan pribadi dan organisasi sales & marketing dan promosi, media komunikasi. Didik Madani di hormati atas kemampuannya dalam menetapkan strategi dan usahanya di bidang kemanusiaan dan perusahaan.
Didik Madani merupakan motivator muda dibawah 40 tahun yang banyak diudang oleh berbagai perusahaan dan organisasi baik dalam negeri ataupun luar negeri.
Dalam 3 tahun terakhir, Didik Madani telah berbicara lebih dari 109.140 orang dengan jam terbang 891 jam terbang (sumber Litbang Didikmadani.com 17 Agustus 2014), pesertanya mulai dari CEO, pengusaha, TNI- Polri, mahasiwa, santri, guru, atlet, profesional, eksekutif, manager, sales person sampai ibu rumah tangga. Tahun 2014, dirinya mentargetkan 500 jam terbang dengan jumlah peserta minimal 30.000 orang dengan harapan 1.000 orang dintaranya terinspirasi dan mengalami perubahan hidup.
Perusahaan/instansi yang pernah mengundang dan menjadi klien Didik Madani :
ASING/SWASTA: PT Schneider Indonesia, PT Buma Apereal Industry, Jawa Pos, PT Suprama (Mie Burung Dara), PT Temprina Media Grafika (Jawa Pos Grop) PT. Jawa Pos Media Televisi JTV, BeeHoliday Tour & Travel, RS Royal Surabaya, Citra TV Lamongan, JTV Jember, RS Royal Surabaya, PT Plaza Garansindo. dll
INSTANSI PEMERINTAH: Kementrian Keuangan RI, Kementrian Hukum & HAM, BUMN/BANK: Bank Mandiri, BRI, BRI Syariah, BNI 46, BNI Syariah, BCA, CIMB Niaga, CIMB Niaga Syariah, Bank BTN. Pelindo III, Asuransi JiwaSraya, Pertamina, Telkom, Perusahaan Gas Negara, Askes, Jasa Raharja, Jiwasraya, Pelindo-2, Departemen Pendidikan Nasional, Meneg BUMN, Perum Pegadaian, Peti Kemas Surabaya, BP-Migas, PT Pupuk Kujang, Pupuk Iskandar Muda.
Undang Didik Madani untuk event bisnis / sosial
SMS 08113400561
Managemen Didik Madani
***
Didik Madani, Motivator Bukan Sekedar Merangkai Kata
Kedalalammnya dalam memotivasi peserta training tidak hanya dalam rangkaian kata tapi perjalanan hidupnya yang berwarna. Alumni S-2 Universitas Airlangga spesialis Media dan Komunikasi ini dibesarkan dari keluarga miskin dan “broken home”, mempunyai 4 orang bapak sambung, karena Ibunya kurang beruntung dalam masalah rumah tangganya, dan sibuk dengan urusannya perikahannya, lepas SMA Didik Madani dititipkaan di rumah Neneknya. Bekerja bekerja apa adanya mulai sebagai kuli bangunan, penjual es cincau, buruh pabrik sandal, juru ketik dan akhirnya berkesempatan menjadi juru ketik dan desainer Jawa Pos Koran, kesempatan ini digunakan untuk belajar cepat, dan akhirnya membuat dirinya bisa menjadi wartawan Jawa Pos dan koordinator Lay Out (Desain Perwajahan Koran yng bertugas mendesain penampilan koran).
Tahun 2001 Didik Madani berpindah ke Jawa Pos TV -JTV (Televisi Lokal Pertama), selama 10 tahun loyalitas dan dedikasinya membuahkan hasil, mulai dari wartawan, produser program investigasi korupsi “SOROT”, Manager Komunikasi Bisnis, hingga akhirnya dipercaya oleh bosnya Dahlan Iskan (waktu itu) sebagai Manager Sales & Marketing Jawa Pos TV dan mendapatkan penghargaan sebagai “The Best Employee Account Executive” Manager Sales Marketing.
Sejak menjadi wartawan Jawa Pos Koran dan TV tahun 2000, sudah menetapkan tujuan hidupnya untuk orang-orang di seluruh dunia dalam menemukan kehebatan mereka masing-masing. Dijuluki sebagai “Star Motivator” karena selalu mengkampanyekan bahwa setiap orang adalah bintang dalam perjalanan hidupnya masing-masing. Taglinenya yang terkenal adalah siapapun Anda, Anda adalah Bintang…
Peraih penghargaan “The Best Employe Jawa Pos TV 2008” sebagai Manager Sales & Marketing Jawa Pos TV, saat itu dirinya berhasil meningkatkan omset perusahaan dari Rp. 500 juta menjadi Rp.3,5 milyar. Idealismenya terbangun sejak dirinya menjadi wartawan Jawa Pos TV dibawah binaan langsung Dahlan Iskan dengan menjadi produser program investigasi korupsi.
Didik Madani telah memberikan in house training untuk berbagai perusahaan nasional maupun international. Berbagai sertifikat pelatihan dari luar negeri maupun dalam negeri seperti NLP dan Hypnotis telah didapatkan. Didik Madani adalah pelaku dan pembelajar kehidupan yang baik.
Saat ini dirinya fokus menjadi trainer sekaligus founder dari managemen DidikMadani Piespower Training dan aktif berdakwah lewat radio SAS FM dengan menjadi Station Director Radio SAS FM 107,5 (Suara Akbar Surabaya) Masjid Nasional AL-Akbar Surabaya.
Beberapa hal yang pernah didapatkan dan sedang dilakukan diantaranya:
- Tahun 2008 mendapat Predikat “The Best Marketing Jawa Pos TV” sebagai Manager Marketing JTV dengan prestasi menaikan omset dari Rp 500 jt/bln menjadi Rp 3.5 Milyar /bulan.
- Mitra KPK RI (Komisi Pemberantas Korupsi) Program Kampanye Generasi Jujur Bebas Korupsi.
- Pembina Nara Pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Rutan) Porong, Sidoarjo, Jawa Timur yang berpenghuni 1.500 narapidana.
- Mitra KEMENAG RI (Kementrian Agama RI) dalam Program Pengembangan SDM.
- Produser program TV Investigasi Anti Korupsi kerjasama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi dan JTV “SOROT” (2008)
- Konsultan Ahli SDM, Media, Komunikasi dan Promosi (BPWS Badan Pengembangan Kawasan Jembatan Suramadu).
- Konsultan Training dan Motivator Asuransi Jiwa Sraya, Surabaya.
- Konsultan Marketing dan Pengembangan SDM Media Arek TV Media Surabaya (Bakrie Group)
- Diakui melalui “Survey Quisioner Peserta” dalam menginspirasi para Sales dan Marketing berbagai perusahaan untuk mencapai target omset.
- Membantu BUMN dan instansi dalam mendesain budaya perusahaan.
- Narsum Tetap pada program “Dialog Motivasi dan Dewan Syariah Radio SAS FM” – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya sebagai Radio Inspirasi Muslim Indonesia yang merelay siaran-siaran motivasi dan inspirasi di seluruh Indonesia.
- Menjadi konsultan coaching masalah bisnis dan keluarga.
Star Motivator Indonesia
Didik Madani adalah “Star Motivator Indonesia” lantaran mantan wartawan Jawa Pos – TV ini, selalu mengkampayekan bahwa setiap orang, apapun profesinya adalah “bintang” bagi perjalanan hidupnya.
Didik Madani berprinsip hidup haruslah difokuskan pada pencaraian kebahagiaan, karena kebahagiaan itu akan menciptakan kesuksesan, dan kesuksesan haruslah di barengi dengan memberi manfaat kepada sebanyak-banyaknya. BAHAGIA>SUKSES>MANFAAT.
Dibesarkan dari keluarga miskin dan broken home di pinggiran kota Surabaya di kawasan kaki Jembatan Suramadu. Orang tuanya kurang beruntung dalam urusan pernikahanmenyebabkan kawin cerai. Kenyataan Didik Madani mempunyai 3 bapak sambung dari adik-adiknya. Dengan alasan yang tidak bisa diterima, Didik Madani kecil harus menerima pernyataan jika orang laki-laki yang selama ini dianggap sebagai bapaknya menyatakan tidak mengakui Didik Madani sebagai anaknya.
Kondisi ini membuat Didik Madani bersama tiga orang adiknya terpaksa dititipkan di rumah Neneknya yang bekerja sebagai “Buruh Pijat” dan Kekeknya sebagai “Tukang Pengayuh Becak”, Kakek dan Neneknya adalah orang termiskin di kampungnya. Bekerja apa adanya mulai dari Kuli Bangunan, Penjual Es Cao, Buruh Pabrik Sandal dilakoni untuk membantu Nenek dan kakeknya agar adik-adiknya bisa makan tiap hari. Pandangan sebelah mata dan para tentangga pun menjadi biasa bagi Didik Madani, nasi basi kiriman tetangga adalah makanan favorit saya dan adik-adik pada waktu itu, nasi dan garam juga sudah biasa.
Keputusan untuk berubah lebih baik dan tekad membahagiakan orang tua (Emak dan Bapak) adalah energi besar Didik Madani waktu itu hingga akhirnya dirinya dibantu oleh tentangganya yang simpatik dengannya untuk diajak bekerja di Jawa Pos Koran, awalnya hanya sebagai desain perwajahan,namun saya terus belajar menjadi wartawan. “Saat itu yang saya pikirkan hanyalah saya tidak mau lagi makan nasi basi kiriman tetangga, saya tidak rela adik-adik dan orang tua saya di hina kemiskinannya setiap hari”.
Perjalanan karir dimulai sebagai wartawan Jawa Pos TV dan dipercaya sebagai Manager Marketing dan akhirnya mendapatkan penghargaan sebagai karyawan terbaik JTV tahun 2008.
Dari bekerja di Jawa Pos Dirinya bisa membiayai kuliah dengan menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Ilmu Komunikasi Jurnalistik Unitomo Surabaya pada tahun 2006 dan S-2 di selesaikan di FISIP Unair Surabaya pada Studi Media dan Komunikasi pada tahun 2010.
Kini perjalanan hidup membawa saya sebagai seorang motivator. “Saya memutuskan untuk meninggal sebagai Seorang Star Motivator Indonesia” Saya akan bekerja keras selalu menginspirasi orang untuk berubah lebih baik. karena siapapun diri kita, bagaimanapun larat belakang keluarga kita, masa lalu kita…kita semua adalah “Bintang”.
The Best Employee Jawa Pos TV
Motivator mantan kuli bangunan ini memulai karirnya sebagai wartawan di media pada tahun 1998 dengan bergabung di Jawa Pos sebagai wartawan hingga mengantarkannya pada posisi Manager Marketing JTV (PT Jawa Pos Media Televisi). Integritas dan loyalitasnya pada perusahaan Jawa Pos membuatnya terpilih menjadi “The Best Employee 2008” saat dirinya menjadi Sales & Manager Marketing JTV.
Selama 12 tahun (1998 – 2010) bekerja di Jawa Pos dibawah binaan Dahlan Iskan, ilmu managemen banyak diwarnai oleh gurunya itu dan juga direktur JTV saat itu Imawan Mashuri dan Ali Murtadlo, saat memutuskan keluar dari Jawa Pos dan tak lupa meminta doa restu pada gurunya itu, sementara ilmu Spiritual Leadership Didik belajar dari Misbahul Huda yang juga Presiden Komisaris sekaligus Dirut beberepa perusahaan Jawa Pos Grop
“Dulu saat jadi wartawan di Jakarta dia pernah saya marahi, Didik terus belajar dan kerja, sekarang dirinya jadi Motivator dan Trainer. Saya Yakin saatnya akan tiba buat dirinya besar dan bermanfaat.” tegas Dahlan Iskan yang itu masih menjadi Direktur Jawa Pos.
Sebagai wartawan Jawa Pos (1998-2010) kemudian oleh bosnya Dahlan Iskan ditugaskan di salah satu anak perusahaannya JTV (Jawa Pos TV) sampai dipercaya sebagai Manager Marketing dan mendapatkan predikat “The Best Employe 2008 Jawa Pos TV”.
Ilmu wartawan dan marketing didapatkan dari Dahlan Iskan, sementara ilmu “Spiritual” diajarkan oleh gurunya Misbahul Huda yang juga Komisaris dan Direktur Perusahaan Jawa Pos Grop di Indonesia.
Perjalanan hidup mengantarkan dirinya menjadi motivator dan trainer dengan gaya dinamis, fun dan spiritualis. Berbagai sertifikasi training tingkat internasional dan nasional telah diikuti dalam menambah kompetensinya sebagai “Motivational Speaker Nasional”.
Saat ini, Didik Madani menjadi salah satu motivator favorit di Indonesia yang sering di undang oleh berbagai instansi baik mulai dari peruguruan tinggi, perusahaan swasta, pemerintah ataupun asing.
Menjadi Pembicara Sejak jadi Wartawan JTV – Jawa Pos
Sejak menjadi wartawan di JTV-Jawa Pos Grop tepatnya tahun 2004 ia sudah sering diundang oleh berapa kampus dan perusahaan dalam negeri untuk menjadi pembicara seputar dunia media dan “komunikasi.
Perjalanan hidup dan pertemuannya dengan “passion” membuatnya dengan bahagia memutuskan untuk menjadi seorang pembicara publik dan motivator.
Kini Didik Madani menjadi motivator favorit dalam setiap event-event publik dan motivasi, baik dalam bentuk seminar, workshop dengan berbagai tema di 27 kota besar di Indonesia.
Untuk memperdalam ilmunya Didik Madani menggabungkan semua tehnik komunikasi dan disiplin ilmu mulai dari NLP hingga Hypnosis dan ilmu-ilmu baru lainnya. Setiap hari selalu belajar dari berbagai guru, tokoh, motivator pembicara, hingga akhirnya semua konsep materi itu dikemas dalam PIESPOWER Model, Didik Madani berbicara dengan gayanya sendiri dari pengalamannya sendiri, karena dia merasa berhak dan yakin dengan apa yang disampaikannya.
Materi dan tema yang sering dibawakan adalah:
- Mindset Motivation
- Leadership Motivation
- Corporate Values
- Sales & Marketing Motivation
- Service Excellent Motivation
- Media & Communication