Jatah Proyek Dewan Capai Rp. 23M
Banyaknya birokrat dan pejabar mendekan di tahanan karena kasus korupsi menjadi inspirasi Didik Kasianto Madani, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo itu meneliti penyimpangan yang dilakukan pelaku pemerintahan dalam menyusun APBD Kota Surabaya.
Penelitian mahasiswa yang yang karib disapa Didik Madani ini berjudul “Kekuatan Komunikasi Interpersonal (Loby-loby) Antara Eksekutif dan Legislatif Dalam Menyusun Dan Menetapkan RAPBD Menjadi APBD Kota Surabay Tahun 2006”.
“Selama 5 tahun, saya aktif mengikuti hampir setiap kegiatan rapat dan informasi kunker dewan danPemkot Surabay daalam menyusun APBD Kota Surabaya,” Ucap Didik. Dari situ dia menemukan banyak penyimpangan melalui lobi para anggota dewan mengambil jatah.
“Temuan yang paling nyata adalah hampir semua anggota dewan mengambil bagia dalam proyek pemerintahan. Bahkan ada anggota dewan yangtitip hingga lebih dari 50 proyek.”