Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Porong Jawa Timur bekerjasama dengan PIES POWER TRAINING menyelenggarakan training PIES POWER Peduli Warga Binaan. Training ini berlangsung tiga angkatan, secara berturut-turut. Angkatan pertama dimulai hari ini 3 angkatan. “Kerjasama akan terus dilakukan oleh PIES POWER setiap tahunnya” tegas Didik Madani selaku master trainer kepada wartawan.
Di Lapas Porong sendiri sebanyak 1500 orang narapidana akan mengikuti program ini termasuk Training yang mengangkat tema, “Bersih Hati dan Jiwa Demi Masa Depan yang Lebih Baik” ini dipandu oleh Didik Madani Master Trainer PIES POWER.
Ketika training berlangsung banyak warga binaan terpekur sambil menangis memanjatkan do’a. Ini juga yang dilakukan oleh Yanto (25 tahun), seorang terpidana narkoba. “Saya merasa terharu, saya baru menyadari selama ini, saya kan gak tahu apa yang saya lakukan. Alhamdulillah dengan ikut training ini saya jadi banyak tahu. Kini saya ikhlas menerima keadaan, hati saya menjadi lebih tenang dan sejuk,”demikian ungkap Yanto.
Setelah mengikuti training PIES POWER, kini ia menyadari, ternyata apa yang dilakukannya sama sekali tidak menghasilkan manfaat sedikit pun. Yanto yakin keberadaan training PIES POWER di Lapas melahirkan hikmah yang begitu besar, tidak hanya bagi dirinya sendiri tapi juga bagi seluruh rekan-rekannya. “Saya pernah bersalah, dengan ikut training ini saya menjadi lebih tahu pentingnya sifat jujur, amanah dan peduli,” tambahnya.
Selain di Lapas Porong, kegiatan PIES POWER juga sudah pernah di lakukan akan dilakukan di Lapas seluruh Indonesia. PIES POWER terbukti telah menumbuhkan semangat bagi warga binaan, untuk menyesali, menyadari sebenar-benarnya akan kesalahannya, dan bisa berkeinginan kuat untuk kembali ke masyarakat dengan seutuhnya yang memiliki kecerdasan fisik, intelektual, emosional, dan spiritual.