Dahlan Iskan: Metode PIES Aplikatif Untuk SDM Era Milenia

PT Mercutama Alam Raya Training PIESPOWER
March 29, 2013
Training PIES POWER PT Mercutama
March 29, 2013

Dahlan Iskan: Metode PIES Aplikatif Untuk SDM Era Milenia

Dahlan ISkan CEO Jawa Pos mengatakan training PIES POWER sangat aplikatif untuk SDM perusahaan modern dan organisasi pemerintahan. Demikian ditegaskan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan menjelaskan, menurut Dahlan metode training PIES POWER tidak saja mencakup masalah managemen, tetapi masalah leadership dan spiritual juga di bahas dengan cara penyampaian yang ringan dan mudah dipahami.

Dahlan menambahkan, jika managemen PIES POWER harus terus mengupgrade model materinya agar selalu memenuhi perkembangan masalah SDM seiring dengan tuntutan dinamika bisnis perusahaan dan organisasi, karena kedepan kompleksitas persoalan dan perkembangan teknologi akan memepengaruhi budaya setiap organisasi dalam memenuhi target kerja perusahaan dan kinerja SDM.

Diakui Dahlan, metode training yang disusun oleh mantan anak buahnya Didik Madani itu, menjadi kebutuhan alternatif yang mempunyai diferensiasi dari perusahaan training provider lainnya.

 

Hal ini sesuai dengan nama PIES Power sendiri yang artinya penggabungan semua unsur yang dimiliki manusia (Physical, Intelectual, Emotional dan Spiritual) karena itu idealnya PIES POWER harus bisa menjawab kebutuhan peningkatan SDM disebuah perusahaan mulai dari leadership, marketing, Service Excelent, corporate Culture hingga masalah hard skill. ‘Untung saja PIES POWER sudah menyediakan itu. “PIES POWER harus jadi partner perusahaan” Imbuh Dahlan.

Bos Media Jawa Pos itu menambahkan, dirinya juga mengapresiasi nilai nilai yang di kampanyekan oleh PIES POWER yaitu, 8 Action yang terdiri: Yakin, Visioner, Kerja, Jujur,  Komitmen, Inovasi dan Peduli, 8 Nilai itu cukup paripurna dalam menjawab segala persolan manusia dalam bekerja dan kehidupan.

Dahlan menambahkan, membicarakan manusia tidak cukup dengan masalah emosi dan spiritual saja, masalah fisik dan intelektual juga harus di perhatikan sehingga membangun manusia harus utuh mulai dari ujung rambut sampai ujun kaki.